Pages

Subscribe:

Monday, 24 February 2020

ISRAEL DAN TIANG API

   Bacaan:    Kel. 13:22 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.

     Tiang api (bahasa Inggris: Pillar of fire) adalah salah satu manifestasi Allah (teofani) dalam kitab Taurat, atau kitab Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Menurut Kitab Keluaran,ketika bangsa itu keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa, Tiang Awan menuntun umat Israel pada siang hari dan berubah menjadi Tiang Api pada malam hari. Sehingga dengan demikian bangsa itu "dapat berjalan siang dan malam"
     Jika Anda berjalan di padang pasir, maka ilmu Navigasi wajib Anda pelajari. Bagi para petualang, ilmu ini sangat penting dan wajib dikuasai, minimal dimengerti. Ilmu navigasi dapat menentukan arah, inilah yang membuat navigasi menjadi sangat krusial. Dengan mengetahui ilmu navigasi, kita juga dapat meminimalisir kejadian 'tersesat'. Untuk menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan yang akan dilalui, maka diperlukan bantuan peta dan kompas.
     Bangsa Israel tidak mengerti apa itu Ilmu Navigasi, karena 400 tahun mereka menjadi budak di Mesir. Mereka tak sempat mempelajari ilmu ini, bahkan mereka tidak pernah punya pengalaman bejalan di padang gurun yang panas. Mereka juga tidak bawa peta, karena tak seorangpun dari mereka pernah ke Tanah Kanaan.
     Lha...bagaimana bangsa yang tidak mengerti ilmu navigasi bisa berjalan dan selamat sampai ke perbatasan Tanah Kanaan ?. Disitulan peran Tiang api. Tiang itulah yang menuntun bangsa Israel. Tiang itulah pedoman mereka. Tertulis dalam Keluaran 13:22 "Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di DEPAN bangsa itu."
     Video dibawah ini membuktikan bahwa dari segi ilmiah, keberadaan Tiang Api itu bisa dipertanggungjawabkan. Laut Teberau yang terbelah, Tiang Awan dan Api, semua itu bukan dongeng anak anak pengantar tidur. Alkitab bukan kumpulan cerita FIKSI, tapi FAKTA. 
         Mujizat itu nyata...

        Apa hikmah yang bisa kita dapat dari peristiwa Tiang Api dan Israel itu? Jawabannya ialah: Allah lah pedoman hidup kita. Allah, yang dinyatakan dalam AnakNya Tuhan Yesus Kristus, itulah Tiang Api kita
   Dia tak membiarkan panasnya gurun pasir menyiksa bangsaNya, dilindungiNya bangsa itu dengan Tiang Awan.
     Dia juga tak membiarkan malam yang dingin menyengat, dihangatkanNya bangsa itu dengan Tiang Api.
      Yesus Kristus adalah Firman Allah, dan Dia sudah menunjukkan arah yang benar saat Ia berkata "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Joh 14:6)
        Amin...Tuhan berkati.

Wednesday, 19 February 2020

MEDSOS DAN PERKABARAN INJIL

Bacaan: Mat 28:19: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka      dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
                                                                                                                   

     Media sosial  adalah sebuah media daring (online), dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.(Wikipedia)
    Atau...dengan bahasa awamnya Media Sosial atau Medsos adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain, dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
     Medsos meghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, batasan ruang maupun waktu. Dengan medsos, manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka bereda dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, dan tidak peduli siang atau pun malam. 
    Contohnya, saya kini bisa berkomunikasi langsung dengan menggunakan video call dengan anak saya yang kebetulan kost di Jogja. Juga teman saya, tidak perlu menyewa kios, cukup dengan menggunakan fitur Facebook, Instagram atau Whatsapp dia udah bisa  jualan baju, sepatu dll. 
     Tapi semua kecanggihan itu ada sisi negatip nya. " Ada dua tanda penting di zaman ini," ucap Francis A. Schaeffer." Pertama PESATNYA KEMAJUAN IPTEK dan yang kedua KEHANCURAN MORAL. Dan keduanya saling berkaitan."
   Tekhnologi Android di Medsos memang benar benar membuat revolusi peradaban kita. Tapi ingat, jika kita terlalu "asyik" dengan dunia maya, sehingga membuet kita menjadi acuh tak acuh dengan lingkungan sekitar, tidak sedikit pula kerugian yang akan kita dapat, misalnya seperti kecanduan gadget, sulit bergaul di dunia nyata, autis, dll. Belum lagi maraknya konten berita berita HOAX, berita berita yang penuh degan ujaran kebencian, pornografi dsb. Semua itu sisi negatif dari Medsos


                                      Bahan Renungan PA Keluarga (PJJ) Tahun 2020
Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus
     Dalam Alkitab Perjanjian Baru diceritakan, sebelum Tuhan Yesus  naik ke surga, Ia memberikan “Amanat Agung” kepada murid-murid-Nya (Mat. 28:18,19; Mrk. 16:15) Amanat tersebut tidak hanya berlaku pada masa itu saja, tetapi tetap berlaku hingga sekarang. Amanat Agung berfokus pada dua hal yaitu Pemberitaan Injil dan Pemuridan, sasarannya adalah supaya seluruh dunia dapat menerima keselamatan yang ada di dalam Tuhan Yesus Kristus. 
      Perintah yang sama juga diberikan kepada orang-orang Kristen di Era Milenium dan serba canggih sekarang ini. Oleh karena itu setiap orang Kristen diharapkan terlibat langsung  dan mengambil bagian dalam pekerjaan yang mulia ini. Amanat Agung adalah pokok dalam kekristenan, dan sangat penting. Manfatkanlah kecanggihan Medsos, dan "tekhnologi informasi" untuk menyampaikan Injil pada dunia.

Baca juga: PRO KONTRA IBADAH ONLINE

SERMON ONLINE GBKP
     Oleh karena itu, sebagai warga Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saya memberikan apresisasi atas kebijakan Moderamen GBKP yang berinisiatip membuat Sermon Online, dengan menggunakan media You Tube.
    Terlebih GBKP telah mencanangkan tahun Gereja 2020," Meningkatkan kemampuan warga GBKP dengan penglolaan informasi dan ketrampilan, dalam penggunaan Tekhnologi Informasi.". Misi itu tercermin dalam sampul buku PJJ tahun 2020 diatas. Gambar Alkitab ditengah tengah, dikelilingi oleh ikon ikon Medsos.
     Medsos adalah pemberian Tuhan yang dihasilkan melalui akal dan pikiran manusia. Ber-medsos juga adalah ibadah, karena ibadah bukan hanya hari Minggu di gereja. Tapi dalam setiap segi kehidupan kita.
      Jika dahulu waktu, jarak, biaya, budaya, keluarga, dan keterbatasan wacana menjadi alasan bagi banyak orang percaya menjadi enggan untuk bermisi dan bersaksi bagi Kristus, kini hal-hal itu bukan lagi masalah yang signifikan. 
   Teknologi dan arus informasi telah menjadi suatu bantuan yang amat signifikan bagi gereja untuk melaksanakan tugas Amanat Agung. Melalui teknologi serta pemanfaatan berbagai platform media sosial, kita dapat meneriakkan pesan Injil secara keras dan luas untuk menyampaikan Kabar Baik kepada mereka yang belum mengenal dan belum mengikut Kristus. Segalanya sudah tersedia bagi kita. 
     Kiranya warga GBKP dapat lebih dewasa dan bijak dalam menggunakan Medsos, terlebih dalam mengemban misi Amanat Agung Tuhan kita, Yesus Kristus.
      Amin