Pages

Subscribe:

Monday, 23 March 2020

PRO KONTRA IBADAH ONLINE

    Sejak pidato Presiden RI, Joko Widodo  di Istana Bogor, Jawa Barat pada pertengahan Maret 2020 lalu,  yang menyatakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, kerja dari rumah dengan online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima bagi masyarakat.serta meminta masyarakat agar menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta yang banyak orangnya.
     Pernyataan presiden tersebut mendapat respon dari  Gereja. Dan akhirnya, munculah wacana ibadah online pada sebagian gereja di Jakarta, Malang, Yogyakarta dan Medan. Mereka mulai melakukan ibadah secara live streaming maupun dengan sistim recorded sermon. Sebagian jemaat Kristen memberikan respon positif atas ide tersebut, namun ada juga yang terkesan kurang setuju.
    “Sejak kemarin saya sudah mengedarkan himbauan kepada warga gereja untuk membatasi perjalanan dan perjumpaan yang tidak terlalu penting" ujar Pdt Gomar Gultom, Ketua Umum PGI. 
    Berkaitan dengan perkembangan terakhir dan upaya pencegahan pandemi Covid-19, pertemuan ibadah Jakarta Praise Community Church (JPCC) selama dua minggu ke depan  akan dialihkan menjadi ibadah online," tulis JPCC dalam akun Instagram resminya.
   Jemaat Kristen harus menjadi Terang dan Garam dunia. Membawa damai sejahtera bagi lingkungan sekitarnya,bukan jadi penyebar penyakit. Kalak singikutken Kristus maba pasu pasu man jelma sekelewetna, labo maba palu palu, ujar Pdt Dharma Ginting S.Pd dlm rekaman khotbahnya yang disiarkan melalui You Tube
      Pdt Dharma Ginting Spd dan khotbah recorded di You Tube


      Esensi ibadah adalah persekutuan" ujar seorang netizen menanggapi isu ibadah online." Lha kalo ibadah online dimana unsur persekutuannya ?
    "Kita tidak boleh takut sama virus!" tulis seorang You Tuber di sebuah akun You Tube,  karena seperti yang tertulis di Alkitab Matius 10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka),.
     "Kalo bikin ibadah online itu sama saja takut sama virus korona mau buka ayat dimana sja maknanya sama sja takut sama virus korona. Tidak Perlu takut karna Kristen yang sebenarnya Hidupnya sudah di tentukan oleh Tuhan seja dunia belum di jadikan, jdi saya tdk setuju ibadah online' demikian pendapatnya sambil mengutip ayat Mazmur 91:3-6,Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang,terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang"
     Yeah kalo menurut saya pribadi sih, apapun gereja kita, apapun denominasi gereja  kita....perlu diingat bahwa kita semua adalah satu tubuh."Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu " (1 Kor 10:17).  Janganlah kita saling menghakimi. Gereja yang satu menghakimi ibadah gereja lainnya. Merasa lebih ber-iman dari jemaat Kristen lainnya.
    Bukankah Yesus berkata dalam Mat 18:20," Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
    Perlu diingat, Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. (Rom 13:1)

Selamat beribadah....Tuhan Yesus berkati, Shalom
-----------------------------------------------

Amsal 22:3“ Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka “

0 comments:

Post a comment